Contoh Company Profile Yang Benar Dan Cara Membuatnya. Sukseskan Branding Perusahaan!

Bisnis atau perusahaanmu belum memiliki profil? Kamu perlu tahu contoh company profile atau profil perusahaan untuk membuatnya.

Tak hanya individu, sebuah perusahaan juga membutuhkan “perkenalan” kepada klien, perusahaan lain, atau konsumennya. Hal ini dilakukan melalui company profile yang berisi gambaran umum perusahaan untuk memberitahu tentang produk atau jasa yang ditawarkan.

Sebuah company profile ditulis secara detail dalam sebuah media digital atau cetak yang berisi informasi perusahaan, visi misi, dan juga kisah berdirinya perusahaan. Media ini dapat meningkatkan brand awareness pelanggan juga menarik perhatian investor.

Setelah tahu tujuan dan fungsi profil perusahaan, hal selanjutnya yang perlu kamu cari adalah contoh company profile agar bisa membuatnya juga.

Tips Menulis Company Profile

Sebelum kita membahas apa saja contoh company profile, kamu harus tahu terlebih dahulu cara menulisnya. Mulai dari aspek bahasan hingga membuat tulisan yang menarik.

Mengenai panjang tulisan, tidak ada standar baku yang ditetapkan untuk menulisnya. Kamu bisa menulisnya dengan sangat singkat, misalnya 1-2 halaman. 

Namun, tidak masalah juga jika kamu menulisnya hingga 10 halaman atau lebih. Panjang atau pendeknya isi company profile tergantung dari sejumlah faktor, seperti karakteristik audiens, usia perusahaan, dan ukuran perusahaan.

Berikut ini sejumlah tips menulis profil perusahaan yang dapat kamu terapkan pada profil perusahaanmu.

1. Sertakan Logo Perusahaan

Contoh company profile yang baik adalah yang menyertakan logo, sebisa mungkin sejak halaman pertama.

Logo merupakan identitas sebuah perusahaan yang membedakannya dengan perusahaan lain. Kombinasi logo yang menarik dengan nama yang singkat, bisa membuat perusahaanmu lebih mudah diingat.

Menurut Connect Americas, klien akan merasa lebih nyaman dengan merek yang disajikan dengan baik. Mereka pun akan merespons informasi di profilmu dengan lebih baik.

2. Berikan Informasi Kontak

Bagaimana klien atau investor yang tertarik bisa menghubungimu, jika mereka tidak tahu informasi kontak perusahaanmu?

Informasi kontak mungkin terlihat sederhana dan sepele, tetapi banyak juga pebisnis yang lupa mencantumkan informasi ini.

Oleh karena itu, janganlah lupa untuk mencantumkan semua saluran komunikasi. Mulai dari alamat perusahaan, email, situs web, nomor telepon, hingga media sosial.

3. Sertakan Tautan ke Situs Web dan Media Sosial

Jika kamu membuat profil perusahaan dalam bentuk cetak, jangan lupa sertakan tautan ke situs web dan media sosial.

Namun menyertakan alamat web saja tidak cukup. Klien atau investor yang melihatnya, harus mengetik ulang nama situsmu untuk bisa melihatnya melalui gawai.

Kamu bisa membuat kode QR (quick response) yang berisi tautan menuju situs web dan media sosial.

4. Buat Daftar Produk dan Jasa

Contoh company profile yang baik, yaitu terdapat daftar produk atau jasa dengan deskripsi jelas. Tujuan utama membuat profil, yaitu memperkenalkan perusahaan untuk menggaet pembeli, klien, atau investor.

Oleh karena itu, kamu perlu membuat daftar lengkap produk atau jasa yang kamu tawarkan. Pastikan pula daftar tersebut disertai deskripsi lengkap. Tentunya deskripsi yang menonjolkan fungsi dan manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan produk atau jasa tersebut.

5. Lengkapi Informasi Bisnis Lainnya

Selain daftar produk atau jasa, kamu juga perlu menyertakan informasi bisnis lainnya yang berguna untuk klien dan investor.

Misalnya, informasi partner bisnis, sertifikasi yang sudah dimiliki, penghargaan yang pernah didapat, hingga daftar klien yang sudah bekerja sama dengan perusahaanmu.

Bagian ini sangat penting bagi calon klien untuk mengetahui lebih banyak tentang perusahaan, produk, dan referensi perusahaanmu.

6. Sertakan Testimoni

Testimoni merupakan unsur penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Pengalaman orang lain yang sudah menggunakan jasamu, menjadi tolok ukur bagi calon klien menggunakan jasamu atau tidak.

Jika kamu sudah pernah bekerja sama dengan sejumlah klien sebelumnya, cobalah untuk meminta testimoni mereka.

Sebisa mungkin pilih klien yang puas dengan hasil pekerjaan perusahaanmu untuk memberikan testimoni. Profil yang menyertakan testimoni, merupakan salah satu contoh company profile yang baik.

Nah, itu dia pengertian company profile lengkap dengan cara membuat. Jadi, apakah perusahaanmu siap untuk cetak company profile untuk melakukan branding lebih baik lagi?